Postingan

Teks Cerita Sejarah

  A Day To Remember  Penulis : Salfina Siti Ramadhina  Kelas   : XII Mipa 6 "Hari ini, segala dendamku pada para pengkhianat brengsek itu  akan tertuntaskan." ucapku pada pantulan di dalam cermin itu. Ku tatap lekat-lekat potret dua orang yang sama-sama sedang tersenyum ke arah kamera. Sakit rasanya jika harus mengingat mereka kembali. Rasanya tidak adil jika seluruh dunia tetap bergerak maju, sedangkan aku masih terjebak dalam ingatan 20  tahun silam.  Yah, Bu, gimana rasanya di surga? Namaku Hadinathan Pratama, aku seorang yatim piatu. Aku benci jika menyadari aku sudah tidak punya siapa-siapa lagi di dunia ini. Kecuali Bi Kinan, yang telah bersukarela merawatku sejak hari pertama aku menyandang gelar sebagai 'yatim piatu'. Orang tuaku harus 'dipanggil paksa' oleh sekawanan orang yang mengaku dirinya sebagai islam. Cih, islam mana yang membunuh saudaranya sendiri?  "Nathan…"  Aku masih sibuk bergelut dengan pikiranku sendiri, sampai tidak s...